Lelaki yang Menghitung Angka Inflasi di Bawah Lampu Jalan
Selasa, 30 Juni 2026
0 Kali Dilihat

Kisah fiksi tentang seorang pensiunan pegawai yang terobsesi mencatat perubahan harga barang belanjaan di buku catatannya.
Setiap pukul lima sore, Pak Teguh selalu duduk di bangku taman kota tepat di bawah sorot lampu jalan yang mulai menyala. Di pangkuannya terbuka sebuah buku catatan bergaris dengan sampul berwarna biru.
Ia mencatat harga beras per kilogram, telur, minyak goreng, hingga harga cabai yang dibelinya di pasar pagi. Angka-angka itu disusun rapi lengkap dengan persentase kenaikan bulanan.
Orang-orang menganggap Pak Teguh aneh, namun baginya, mencatat perubahan harga adalah caranya tetap terhubung dengan denyut kehidupan kota yang terus bergerak tanpa henti.
